168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle]


  • Paperback
  • 280
  • 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak
  • Meutya Hafid
  • Indonesian
  • 08 August 2019
  • null

10 thoughts on “168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle]

  1. says: 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Meutya Hafid Ï 4 Read

    Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Kita tentu masih ingat peristiwa penculikan yang menimpa dua orang jurnalis Metro TV Meutya Hafid reporter dan Budiyanto juru kamera oleh Kelompok Mujahidin Irak Jaish al Mujahideen pada 15 Februari 2005 Selama 168 jam mereka disandera di sebuah gua di tengah gurun pasir Ramadi Tak kurang dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono turut mengupayakan pembebasan bagi keduanya Bagi Meutya peristiwa penyanderaan dirinya itu merupaka

  2. says: Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid Meutya Hafid Ï 4 Read

    168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid Meutya Hafid Ï 4 Read ”Shobahar khoir Meutya” Februari 2005Kisah ini mungkin yang paling banyak mendapat perhatian dari masyarakat luas pasca Tsunami Aceh 2004 Meutya dan Budi Wartawan Metro TV dan seorang guide sekaligus supir berkebangsaan Yordania Ibrahim mengalami penculikan yang dilakukan oleh Faksi Tentara Mujahiddin awaln

  3. says: 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle]

    168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Gue jarang suka sama yang namanya memoar atau buku buku non fiksi tapi buku satu ini hampir saja membuat gue gak tidur gara gara ngotot mau diselesain dalam satu malam Yup buku ini bener bener bikin gue ikutan tega

  4. says: Meutya Hafid Ï 4 Read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle]

    Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak Meutya Hafid Ï 4 Read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Buku

  5. says: 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Meutya Hafid Ï 4 Read

    168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Meutya Hafid Ï 4 Read review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid Sesuatu tentang Timur Tengah yang sangat Timur tengah; Mujahidin kafiyeh Kalashnikov Muslim budaya dan liberalisme Dengan ujung yang paling menyedihkan adalah perang saudara Cukup menggambarkan bagaimana porak poranda Negara

  6. says: Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid

    Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid Meutya Hafid Ï 4 Read kedua kalinya aku baca buku ini dan ternyata masih merasakan hal yang sama Aku masih menangis di titik yang sama dalam buku ini Tulisan yang bener bener jujur dan memunculkan pertanyaan kalau aku di posisi mba Meutya akankah setegar dirinya?Ah aku speechless gak bisa ngomong apa apa lagi Yang pasti ini buku gak kalah menegangkan dari baca

  7. says: 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle]

    Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Tegang

  8. says: Meutya Hafid Ï 4 Read review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle]

    Meutya Hafid Ï 4 Read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Sedikit Berceloteh Aduuuh telat banget aku baca buku keren ini Buku yang mengisahkan perjuangan Meutya Hafid dan rekannya –Budiyanto ketika disandera oleh mujahidin di Ramalah Irak Februari 2005 silam Sejauh ini di tahun 2009 untuk

  9. says: Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak Meutya Hafid Ï 4 Read review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid

    168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle] Sejak invasi Amerika ke Irak pada tahun 2003 sedikitnya 206 wartawan telah tewas di negeri para mullah itu Saat ini Irak a

  10. says: 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak [Pdf Kindle]

    review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid Meutya Hafid Ï 4 Read Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak Sebenarnya udah namatin ini dari lama tapi karena udah jarang buka GR jadi jarang diupdate deh XDAh nggak pernah senyaman ini baca buku biografi memoar atau sejenisnya Soalanya seringnya merasa bosan Mungkin untuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak

Read & Download 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak Ù PDF, DOC, TXT or eBook Februari 2005Siapa pun penonton televisi dan pembaca koran pasti ingat peristiwa nahas tersebut Meutya Hafidseorang reporter Metro TV dan Budiyanto juru kamera yang mendampinginya disandera oleh Mujahidin Irak Mereka diculik tiba tiba saat sedang berhenti di POM Bensin Seluruh b. Gue jarang suka sama yang namanya memoar atau buku buku non fiksi tapi buku satu ini hampir saja membuat gue gak tidur gara gara ngotot mau diselesain dalam satu malam Yup buku ini bener bener bikin gue ikutan tegang gemes dan terharu

review ó PDF, DOC, TXT or eBook Ï Meutya Hafid

Read & Download 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak Ù PDF, DOC, TXT or eBook Angsa pun khawatir berdoa demi keselamatan mereka dan mengusahakan pembebasan secepatnya168 jam lamanya Meutya dan Budi berada dalam sandera Di dalam sebuah gua kceil di tengah gurun Ramadi Tidur beralaskan batuan dan dibuai oleh suara bom dan tembakan Di sana mereka belajar ten. Buku ini akhirnya kubaca setelah penulisnya memberikan langsung sebagai hadiah untuk ku heheparah yaa Padahal sejak baru terbit aku punya koleksi buku ini tapi kusimpan manis bertahun tahun di Rak Buku Blom tergerak membacanyaMembaca buku ini seperti membaca novel genre thriller Karena berhubungan dengan nyawa dan ketidakpastian jadi bawaannya memang mendebarkan Belum lagi kehidupan di Gurun yang jauh berbeda dengan khatulistiwa yang hijau dan juga konflik perang Irak bagi generasi di era ku memang penuh misteri Deskripsinya cukup jelas seolah berada dalam Gua ditengah gurun Meskipun sudah tau akhir ceritanya tetap Meutya dan rekannya selamat tapi tetap saja ada rasa khawatir dan penasaran melewati lembar lembarnya Duh sebagai perempuan kebayang juga bagaimana repotnya soal urusan kamar mandi Dalam kisah buku ini diselipkan juga kisah hidup Meutya Hafid Karena itu buku ini jadi mirip biografi juga Ada foto masa kecil yang membuatku percaya memang ada yamahluk yang ditakdirkan cantik dan beruntung Hahahatertawa jeuoulosAda yang bilang orang beruntung susah di kalahkan Karena back up nya Tuhan Meutya salah satunya Pintar dan cantik Tapi dibalik keberutungan itu sebenarnya diraih oleh satu hal Keberanian Keberanian mengambil resiko Saat titik terendah tak mampu berbuat apa apa lagi disitulah titik awal perubahan dimulai Dan Meutya dalam kisah ini selalu mengambil saat yang tepat Perubahan jalan hidupnya bagai lompatan lompatan setiap ia berani menerima tantangan Aku menunggu episode petualangan hidup Meutya selanjutnya Lompatannya dari dunia jurnalis ke dunia politik Mungkin kelak lompatan meniti buih buih di gedung DPR itu Sekarang sihaku berharap lompatan lompatan keberaniannya merubah daerah pemilihnya Propinsi Sumut agar bisa menjadi seberuntung lompatan hidupnya Dari rimba para koruptor menjadi jauh lebih baik Semoga Code Red tengah gurun Ramadi Tidur beralaskan batuan dan dibuai oleh suara bom dan Hardcore XXX tembakan Di sana mereka belajar Big Data and Health Analytics ten. Buku ini akhirnya kubaca setelah penulisnya memberikan langsung sebagai hadiah untuk ku heheparah yaa Padahal sejak baru In the Library of Lost Objects terbit aku punya koleksi buku ini Complexity and Contradiction in Architecture tapi kusimpan manis bertahun Mes plus belles comptines en anglais tahun di Rak Buku Blom Foundation tergerak membacanyaMembaca buku ini seperti membaca novel genre Parcours d'un Strasbourg insolite thriller Karena berhubungan dengan nyawa dan ketidakpastian jadi bawaannya memang mendebarkan Belum lagi kehidupan di Gurun yang jauh berbeda dengan khatulistiwa yang hijau dan juga konflik perang Irak bagi generasi di era ku memang penuh misteri Deskripsinya cukup jelas seolah berada dalam Gua ditengah gurun Meskipun sudah Recovering Biblical Manhood and Womanhood A Response to Evangelical Feminism tau akhir ceritanya What to Wear to the War Studies from Ephesians 6 tetap Meutya dan rekannya selamat Mbrojtja ndërkombëtare e të drejtave të njeriut tapi Where Dandelions Bloom tetap saja ada rasa khawatir dan penasaran melewati lembar lembarnya Duh sebagai perempuan kebayang juga bagaimana repotnya soal urusan kamar mandi Dalam kisah buku ini diselipkan juga kisah hidup Meutya Hafid Karena itu buku ini jadi mirip biografi juga Ada foto masa kecil yang membuatku percaya memang ada yamahluk yang ditakdirkan cantik dan beruntung Hahahatertawa jeuoulosAda yang bilang orang beruntung susah di kalahkan Karena back up nya Tuhan Meutya salah satunya Pintar dan cantik Tapi dibalik keberutungan itu sebenarnya diraih oleh satu hal Keberanian Keberanian mengambil resiko Saat Princess Nancie Gets Dressed titik Anima Mea terendah What's Your Problem? tak mampu berbuat apa apa lagi disitulah Pinned Yaoi titik awal perubahan dimulai Dan Meutya dalam kisah ini selalu mengambil saat yang Guia de trabalhos práticos de zoologia tepat Perubahan jalan hidupnya bagai lompatan lompatan setiap ia berani menerima Venom tantangan Aku menunggu episode petualangan hidup Meutya selanjutnya Lompatannya dari dunia jurnalis ke dunia politik Mungkin kelak lompatan meniti buih buih di gedung DPR itu Sekarang sihaku berharap lompatan lompatan keberaniannya merubah daerah pemilihnya Propinsi Sumut agar bisa menjadi seberuntung lompatan hidupnya Dari rimba para koruptor menjadi jauh lebih baik Semoga

Free read 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak

Read & Download 168 Jam dalam Sandera Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak Ù PDF, DOC, TXT or eBook Tang kepasrahan total kepada Yang Kuasa karena telah begitu dekatnya dengan kata mati Di sana mereka diingatkan bahwa jika Tuhan menghendaki segalanya bisa terjadi Dan di sana pula mereka berdua disadarkan betapa nyawa sangat berharga dibandingkan berita paling ekslusif sekalipu. Sedikit Berceloteh Aduuuh telat banget aku baca buku keren ini Buku yang mengisahkan perjuangan Meutya Hafid dan rekannya Budiyanto ketika disandera oleh mujahidin di Ramalah Irak Februari 2005 silam Sejauh ini di tahun 2009 untuk non fiksi buku ini yang sangat mengesankan bagi aku Posisinya hanya setingkat di bawah Harus Bisa Seni Memimpin a la SBY nya Dino Patti Djalal Keren daaah Tentang 168 Jam dalam Sandera Jika aku langsung baca buku ini ketika dirilis 2007 lalu tentu akan lebih dapet feelnya tentu karena kejadiannya belum berlangsung lama Tapi tunggu nyatanya ketika buku ini aku baca di tahun 2009 ketika kejadian penyanderaan itu telah berlangsung lebih dari 4 tahun aku masih bisa merasakan ketegangan ketakutan kegeraman keharuan dan betapa perjuangan mempertahankan hidup itu sungguh beratTernyata Mbak Meutya dan Mas Budi kameramen telah menyelesaikan tugas peliputan pemilu di Irak ketika Don Bosco pimpinan redaksi Metro TV menugaskan mereka kembali ke Irak untuk meliput peringatan Asyura Mereka sendiri sudah berada di Amman Yordania pada saat itu Mereka berdua sudah ragu untuk kembali apalagi visa yang mereka miliki hanya untuk sekali masuk ke Irak Dan untuk mengurus Visa lagi bukan sebuah perkara mudah Ini bukan untuk pelesiran BungVisa sudah digenggam namun kekhawatiran lain masih ada Terlebih ketika harus memilih apakah harus menggunakan jalur darat atau udara Semua beresiko Sangat beresiko Jalur darat yang akhirnya mereka pilih yang menurut hemat mereka setidaknya jauh lebih aman malah membuat mereka mendekam di sebuah gua sempit selama 168 jam Mereka ditawan bersama seorang guide bernama Ibrahim Mereka bertiga dituduh oleh kaum Mujahidin sebagai mata mata politik antek Amerika Mereka ditahan ketika berada di Pom Bensin Selama dua jam perjalanan mata mereka ditutup tubuh mereka diikat lalu akhirnya ditempatkan di sebuah gua buatan sempit di gurun yang ada di daerah Ramalah Ahmad dan Muhammad adalah muhajidin yang menyandera mereka Siapa sangka ketegangan antara Meutya Budi Ibrahim dan dua muhajidin itu pada awal perjumaan mereka belakangan berubah menjadi sebuah hubungan keterikatan yang erat Todongan senjata pada awal pertemuan tidak lagi terlihat malah mereka berlima senantiasa saling membantu saling berbagi kehangatan api unggun kecil ditengah gurun yang beku karena tengah musim dinginBudi bahkan sering membantu mencuci cangkir bekasi Chai teh ala IrakUntuk ukuran korban penyaderaan perlakuan muhajidin terhadap Meutya Budi dan Ibrahim sangat baik Meutya bahkan diberi ruang privasi khusus Keberadaannya sebagai wanita sangat dihargai dan dilindungiTapi sebaik apapun perlakuan yang mereka dapatkan Meutya dan Budi tetaplah tawanan Mereka sempat berada dalam kondisi tertekan letih luar biasa dan menyedihkan Bahkan Meutya tidak mandi dan BAB selama disandera Gimana mau mandi lah air seember harus mereka bagi berlimaPenuh lika liku Kelebihan lain buku ini tidak hanya menceritakan keadaan dalam tawanan Kisah kecil Meutya SMP sudah hidup sendiri di Singapura euuy Dapet beasiswa sekolah di sana kehidupan Budi dan Ibrahim bersama keluarga serta kehidupan muhajidin sempat dibahas dengan porsi yang pas Juga ketegangan ketegangan pihak lain yang ada di Indonesia Ketegangan istana departemen luar negerim serta kantor Metro TVAku selalu menaruh hormat tinggi sama siapapun yang berprofesi sebagai jurnalis makanya aku sempat pingin berprofesi sebagai jurnalis bahkan sampe sekarang P hihi betapa dibutuhkan sebuah integritas yang luar biasa untuk menjadi seperti Meutya dan BudiBanyak hal yang aku dapatkan di buku ini Gak asyik kalo aku ceritakan Sangat aku rekomendasikan deh Pikiran negatifku akan kaum muhajidin sedikit banyak tersingkap Betapa mereka kaum muhajidin itu sebetulnya dalam posisi tertekan dan tertindas juga Makanya memilih jalan seperti itu Siapa yang sangka kaum muhajidin itu ternyata kaum intelek yang masih berusia sangat muda Bahkan ada yang sembunyi sembunyi menjadi muhajidin dari keluarga merekaDi buku ini juga ada pengantar dari SBY catatan Don Bosco dan tulisan DrRM Marty dari departemen luar negeri Catatan catatan itu juga melengkapi buku ini dari sudut pandang mereka masing masing Akhir kata luar biasa I Think Sebuah kisah yang memuat banyak nilai dan pelajaran hidup setidaknya bagiku ya